Seperti Struktur Teks Sejarah, Hal Ini Wajib Ada Dalam Teks!

Informasi mengenai hal penting lainnya yang ada dalam sebuah teks sejarah selain struktur teks sejarah yaitu kaidah kebahaasaan yang digunakan. Dalam mengenali sebuah teks sejarah maka tak lengkap jika Anda hanya tahu tentang pengertian dan struktur teks sejarah saja, karena ada hal penting lain yang biasanya ada dalam teks sejarah. Lalu hal penting apa selain kedua hal diatas? Jawabannya adalah Anda perlu mengetahui kaidah teks sejarah, yang diterapkan untuk mempermudah mengenali dan memahami teks sejarah.

Seperti Struktur Teks Sejarah, Hal Ini Wajib Ada Dalam Teks!
Seperti Struktur Teks Sejarah, Hal Ini Wajib Ada Dalam Teks!

Jadi jika Anda sudah tahu tentang kaidah kebahasaan yang dipakai dalam teks sejarah, maka akan dapat dengan mudah membedakan antar teks cerita sejarah dan bentuk teks lainnya. Selain itu, Anda pun akan dengan mudah membuat teks cerita sejarah. Oleh karena itu, kaidah kebahasaan ini sangatlah penting keberadaanya dalam sebuah teks cerita sejarah selain struktur teks sejarah.

Dengan demikian maka bisa disimpulkan bahwa kaidah kebahasaan dapat digunakan untuk mengetahui ciri dari sebuah teks sejarah. Lalu apa saja keidah kebahasaan yang menjadi ciri utamanya? Daripada Anda semakin penasaran, maka langsung saja simak dengan baik dan benar informasi mengenai kaidah kebahasaan dalam sebuah teks sejarah berikut ini.

Kata Ganti dan Kata Keterangan yang Digunakan dalam Sebuah Teks Cerita Sejarah

Kata ganti dan kata keterangan yang ada dalam sebuah teks cerita sejarah tentu saja akan berbeda dengan bentuk teks lainnya. Hal itulah yang menjadi pembeda, sehingga pembaca akan dengan mudah mengenali dan memahami sebuah teks cerita sejarah. Yang pertama adalah penggunaan kata ganti atau biasa disebut dengan pronomia.

Kata ganti merupakan suatu jenis kata yang digunakan untuk menggantikan nomina atau frasa nomina kemudian dalam pemakaian kata ganti untuk sebuah benda, menamai seseorang atau sesuatu secara tak langsung misalnya penggunaan kata saya, itu, ini, -nya, atau lainnya. Tentang penggunaan kata ganti pada sebuah struktur teks sejarah apakah Anda sudah paham? Jika ya, maka lanjut ke pembahasan berikutnya.

Kedua adalah tentang penggunaan kata keterangan. Kata keterangan atau biasa disebut dengan frasa adverbial adalah suatu jenis kata yang menunjukkan tentang peristiwa atau kejadian, waktu, dan tempat. Kata keterangan tersebut contohnya seperti kata minggu lalu, tadi malam, tahun lalu, dan lain sebagainya. Bagaimana, sudah paham tentang penggunaan kata keterangan dalam sebuah teks cerita sejarah?

Penggunaan Kata Kerja Material dan Kata Sambung Waktu dalam Sebuah Teks Cerita Sejarah

Kaidah kebahasaan ketiga dalam sebuah teks sejarah yang wajib Anda ketahui selain struktur teks sejarah adalah penggunaan kata kerja material. Kata kerja material atau seringkali disebut dengan verba material adalah jenis kata yang memiliki fungsi, untuk menunjukkan aktifitas atau perbuatan nyata yang dilakukan oleh partisipan. Contoh dari kata kerja material seperti menyapu, memasak, dan sebagainya.

Kaidah kebahasaan terakhir adalah penggunaan kata sambung waktu. Kata sambung waktu atau juga disebut dengan konjungsi temporal. Kata sambung waktu merupakan jenis kata yang mempunyai fungsi untuk menata urutan dari sebuah peristiwa sejarah yang dituliskan. Pada sebuah teks cerita sejarah biasanya akan banyak penggunaan kata sambung waktu atau kata penghubung temporal.

Keempat kaidah kebahasaan yang telah disebutkan diatas tentu saja bisa membantu dalam mengenali dan memahami sebuah teks cerita sejarah. Jadi pada umumnya pada sebuah teks cerita sejarah akan ada ciri-ciri diatas, selain struktur teks sejarah untuk mempermudah dalam mengenali dan memahami isi yang berkaitan dengan sejarah dalam sebuah teks cerita sejarah.