Cara Membuat Laporan Laba Rugi Mudah dan Praktis

Cara Membuat Laporan Laba Rugi perlu Anda ketahui terutama bagi Anda pemilik atau pengelola usaha maupun yang bekerja di bidang adiministratif. Laporan Laba Rugi menjadi salah satu laporan keuangan yang harus dibuat pada periode tertentu. Banyak manfaat yang akan diterima ketika membuat laporan ini, salah satunya yaitu mengetahui kesehatan keuangan perusahaan.

Cara Membuat Laporan Laba Rugi dengan Mudah

Cara Membuat Laporan Laba Rugi terbilang mudah, asalkan Buku Besar yang menjadi panduannya sudah benar dan data yang dimasukkan benar. Sebelum mengetahui bagaimana cara membuat laporan, tentu Anda harus mengetahui komponen utama didalamnya :

  1. Pendapatan, Pendapatan dalam akuntansi yaitu jumlah pendapatan yang diukur pada nilai wajar imbalan yang diterima dikurangi rabat volume dan diskon dagang.
  2. Beban pokok penjualan, yaitu pos yang merupakan biaya persediaan yang telah diakui sebagai beban selama periode yang telah ditentukan.
  3. Penyajian beban usaha, yaitu beban kegiatan utama perusahaan yang dilaporkan berdasarkan dengan fungsinya
  4. Beban Pajak, yaitu pajak tangguhan dan jumlah agregat pajak kini yang diperhitungkan dalam penentuan laba rugi suatu periode.
  5. Biaya keuangan, yaitu biaya bunga atau biaya lain yang ditanggung oleh perusahaan.
  6. Pendapatan lain, pendapatan perusahaan yang didapatkan tetapi tidak ada hubungannya langsung dengan kegiatan utama perusahan.
  7. Laba Rugi periode berjalan.
  8. Laba Rugi operasi yang dihentikan.
  9. Pendapatan komprehensif lain, yaitu berisi pos pendapatan dan beban yang tidak diakui dalam laba rugi.

Cara membuat Laporan Laba Rugi

  • Menentukan Jurnal Transaksi

Cara pertama untuk membuat laporan laba rugi perusahaan yaitu menentukan jurnal transaksi terlebih dulu. Karena yang akan dibuat adalah laporan laba rugi, maka jurnal transaksi yang dibutuhkan ada akun-akun pendapatan, beban dan turunanya. Kemudian transaksi tersebut di posting ke dalam buku besar.

  • Siklus Akuntansi

Pada dunia akuntansi, laporan keuangan satu dengan yang lainnya akan berkaitan satu dengan yang lainnya. Laporan laba rugi dapat dibuat jika laporan keuangan Anda telah selesai membuat Buku Besar dan Neraca. Laporan laba rugi dibuat setelah selesainya neraca lajur atau kertas kerja.

Baca juga : Manfaat Laporan Konsolidasi

  •  Menyiapkan halaman laporan laba rugi

Cara membuat laporan selanjutnya yaitu menyiapkan halaman laporan laba rugi. Anda dapat membuat judul pada halaman tersebut dengan “Laporan Laba Rugi” dengan mencantumkan nama organisasi dan periode waktu.

  • Membuat daftar sumber pendapatan

Kemudian buatlah daftar sumber pendapatan dan jumlah yang diperoleh. Pastikan bahwa melaporkan setiap jenis pendapatan tersebut secara terpisah. Jangan lupa untuk menyesuaikan pada setiap diskon penjualan maupun tunjangan pengembalian.

  • Laporkan biaya barang yang dijual

Setelah itu, laporkan biaya barang yang dijual. Pada bagian ini berisi total biaya pengembangan maupun pembuatan produk. Atau bisa juga layanan yang diberikan pada periode pelaporan.

  • Catat biaya operasional

Biaya operasional yang harus dicatat mencakup seluruh biaya yang diperlukan untuk menjalankan bisnis tanpa terkecuali. Termasuk biaya umum dan administrasi, seperti sewa, gaji, utilitas dan depresiasi properti.  Biaya umum termasuk juga biaya iklan serta penelitian dan pengembangan.

Jika Anda ingin membuat laporan keuangan lebih mudah dan praktis, Anda dapat memanfaatkan Software Akuntansi. Kini Software untuk membantu membuat berbagai laporan berkaitan keuangan sudah hadir, yaitu Finata.

Cara Membuat Laporan Laba Rugi tidak lagi sulit, karena ada berbagai fitur menarik dari Finata untuk mempermudah pekerjaan Anda. Anda tinggal memasukkan data yang cocok dan benar pada aplikasi, maka Finata akan membantu Anda membuat laporan dengan fitur yang ada di dalamnya.